Ini Dia Tanggal Rilis Serial Space Force Milik Steve Carell

Ini Dia Tanggal Rilis Serial Space Force Milik Steve Carell – Netflix telah mengungkapkan tanggal rilis perdana untuk serial komedi Space Force yang dibintangi oleh Steve Carell. Seri ini merupakan proyek serial pertama sejak Carell meninggalkan The Office. Sitcom ini akan tayang perdana pada layanan streaming tersebut pada 29 Mei mendatang.

Netflix menggambarkan proyek ini sebagai komedi di tempat kerja yang berfokus pada sekelompok orang yang harus mengembangkan cabang militer keenam kunjungi HERMES21, yang terinspirasi oleh keinginan presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump untuk membentuk cabang militer “Space Force.” Carell dan Daniels bersama-sama menciptakan serial ini dan akan menjadi produser eksekutif bersama Howard Klein, yang sebelumnya telah bekerja sama dengan mereka selama delapan tahun.

Space Force akan “dipimpin” oleh Steve Carell (The Office) sebagai Jenderal Mark R. Naird dan John Malkovich (Bird Box) sebagai Dr. Adrian Mallory. Serial ini juga akan dibintangi oleh Lisa Kudrow (Friends), Diana Silvers (Booksmart, Ma) sebagai Erin Naird, Ben Schwartz (Parks and Recreation) sebagai F. Tony Scarapiducci, Jimmy O. Yang (Crazy Rich Asians) sebagai Dr. Chan Kaifang, Tawny Newsome sebagai Angela Ali dan Alex Sparrow sebagai Bobby Telatovich.

Pada sebuah ruang di The Pentagon, beberapa petinggi militer sedang mengadakan rapat. Salah satu orang yang sepertinya berpengaruh memperkenalkan Mark Naird, seorang jenderal bintang empat. Amerika Serikat berencana membuat cabang militer baru, yaitu militer luar angkasa. Kehadiran Naird sebagai pemimpin baru cabang militer tersebut. Awalnya Naird menganggap rencana itu hanya lelucon, namun ternyata para petinggi militer serius. Naird sepertinya tidak tahu apa yang akan dikerjakan militer di luar angkasa. Tugas tetaplah tugas. Naird tidak menolak dan menerimanya. Dia kini berkantor di tempat yang sama dengan para astronot dan peneliti. Banyak hal yang perlu dia persiapkan selain hal di luar angkasa itu sendiri. Dia perlu berkomunikasi dengan peneliti dan astronot. Belum lagi perkara uji coba roket yang tidak jarang gagal.